CILEGON - Perpustakanan Daerah (Perpusda) Kota Cilegon memiliki gedung baru yang diresmikan pada Selasa, 19 Mei 2026 lalu. Gedung Perpusda terletak di Lingkungan Priuk, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang atau di samping pintu belakang Cilegon Center Mall.
Hadirnya gedung baru Perpusda Cilegon menarik minat warga untuk berkunjung dan melahap bahan bacaan yang tersedia.
Pengunjung Perpusda Cilegon disajikan belasan ribu judul buku yang bisa dibaca.
Selain itu, fasilitas gedung atau ruang baca membuat pengunjung semakin betah berlama-lama untuk membaca kata demi kata yang ada di buku bacaan. Bukan hanya buku bacaan konvensional, Perpusda Cilegon juga menyediakan bahan bacaan digital.
Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon Aay Jamilah mengatakan, Perpusda Cilegon operasional 7 hari kerja atau Senin-Minggu. Buka mulai 07.00 WIB sampai 22.00 WIB.
"Ada beberapa fasilitas layanan pemustaka diantaranta Ruang Baca untuk Umun, Ruang Baca Digital, Ruang Baca Anak, Ruang Khusus Disabilitas, Ruang Laktasi, Mini Teater, Ruang Konsultasi, Ruang Referensi, Ruang Pengolahan Buku, Aula, Toilet dan Musala," paparnya.
Aay menjelaskan, kegiatan Perpusda Cilegon bukan hanya kegiatan Pemustaka saja, melainkan ada Perpustakaan Keliling (Pusling).
"Pusling ini kita berkunjung ke sekolah atau kelurahan yang memohon diadakannya Pusling, caranya tinggal bersurat ke kita.Kira juga ada kegiatan Wisata Edukasi Literasi, serta Pusling rutin di Lapas Cilegon setiap Hari Senin. Kita ada 3 mobil Pusling," paparnya.
Menurut Aay, saat ini jumlah buku di Perpusda Cilegon tersedia 16.427 judul buku, dan terdiri 35.749 eksemplar. "Buku yang tersedia Buku Ilmu Pengetahuan, Ensiklopedia Umun, Buku Bacaan Anak, Buku Agama, dan yang lainnya. Tahun ini rencana ada penambahan sekitar 100 eksemplar buku," kata Aay.
Kata Aay, wisata edukasi literasi dilakukan oleh beberapa sekolah untuk mengunjungi Perpusda Cilegon. "Pihak sekolah bersurat ke kita. Nanti kita jadwalkan agar tidak berbarengan antara sekolah satu dengan yang lain. Nanti ada petugas kita yang memandu saat anak-anak sekolah datang, kebanyakan TK dan SD," ujarnya
Ia berharap, dengan gedung yang representatif, pengunjung bisa turut menjaga berbagai fasilitas. "Buku yang paling banyak dibaca buku anak, komik dan novel. Buku anak dan komik didominasi anak SD, kalau novel anak SMP atau SMA yang baca. Kita banyak anak-anak sekolah yang berkunjung ke sini, kita putarkan juga film edukasi di Mini Teater Perpusda Cilegon," terangnya.
Seorang Pengunjung Perpusda Cilegon, Erlangga Azhar mengaku terkesan dengan gedung baru Perpusda Cilegon. "Saya dulu awalnya ke sini mau ngadem sambil nyari-nyari buku bacaan, ketemu novel menarik. Jadi makin betah baca bukunya di sini," katanya.
Erlangga yang merupakan salah satu siswa SMA Negeri di Kota Cilegon ini meminta agar pelayanan terus dipertahankan. "Selain baca novel, tadi saya juga baca di ruang baca digital nyaman juga," tutupnya.(*)
0 Komentar