CILEGON – Menjelang peringatan Hari Jadi Kota Cilegon yang ke-27, Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) tengah mematangkan persiapan ajang bergengsi bertajuk Cilegon Expo.
Acara ini direncanakan mengusung konsep serupa "Jakarta Fair" untuk menonjolkan berbagai potensi lokal, mulai dari komunitas hingga pelaku UMKM.
Kepala Disperdagin Kota Cilegon, Didin S. Maulana, mengungkapkan bahwa proses seleksi Event Organizer (EO) telah selesai dilakukan. Sesuai arahan Wali Kota, lanjutnya, acara ini didesain sebagai pesta rakyat yang meriah namun tetap efisien karena seluruh pelaksanaannya dipastikan non-APBD.
"Ini perlu diketahui bahwa ini non-APBD. Jadi ini kita serahkan semuanya kepada EO," tegas Didin, Senin (9/2/2026).
Cilegon Expo, sambungnya, akan menjadi panggung utama bagi para pelaku usaha lokal. Namun, Didin menekankan bahwa pihaknya akan melakukan kurasi ketat untuk memilih UMKM yang benar-benar siap secara kualitas.
"Mungkin ini kita kurasi lagi UMKM yang memang sudah 'juara'-lah, yang memang dari pemasarannya sudah bagus, kualitas barangnya sudah bagus," ujar Didin.
Berdasarkan desain awal, diperkirakan terdapat kuota untuk 50 hingga 100 pelaku UMKM yang akan dilibatkan.
Selain UMKM, pemerintah juga merangkul sektor industri besar untuk turut serta. "Kita juga mengundang usaha-usaha besar juga ya untuk ikut berkontribusi di sana. Kita harus sukseslah, insyaallah," pungkasnya.
Dengan persiapan yang terus berjalan, Cilegon Expo diharapkan menjadi kado spesial bagi masyarakat dalam merayakan hari jadi kota yang ke-27 sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah yang mandiri. (*)
0 Komentar