HPN 2026: Forum Wartawan Kebudayaan Ajak Pers Refleksi Etika dan Integritas

CILEGON – Menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Forum Wartawan Kebudayaan (Forward) menegaskan bahwa peringatan ini harus menjadi momentum refleksi, bukan sekadar seremoni. Pers memiliki peran strategis sebagai penjaga nalar publik dan nilai budaya bangsa.
 
Ketua Forward, Rizal Arif Baihaqi, menyatakan bahwa pers yang sehat wajib menjaga daya kritis, independensi, dan jarak dari kepentingan yang mengaburkan kebenaran. Menurutnya, pers bertugas memberi konteks agar publik tidak tersesat oleh informasi yang bias.
 
“Pers yang kehilangan daya kritis akan kehilangan makna kebudayaannya. Kerja jurnalistik adalah kerja kebudayaan yang membentuk cara berpikir masyarakat,” ujar Rizal, Kamis (5/2).
 
Ia juga mengingatkan insan pers agar tidak mengorbankan etika di tengah tekanan ekonomi media dan pusaran kekuasaan. Integritas harus tetap menjadi fondasi utama demi menjaga keberagaman narasi dan ruang dialog publik yang sehat.
 
Forward mengajak seluruh wartawan menjadikan HPN 2026 sebagai titik balik untuk memperkuat tanggung jawab etik. Kebebasan pers tidak boleh sebatas kebebasan menyebarkan informasi, tetapi harus berpihak pada kepentingan publik.(Forward)

Posting Komentar

0 Komentar