INACRAFT 2026: Dorong Produk Kriya Perempuan Banten Go International

JAKARTA – Ketua Dekranasda Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyebut pameran INACRAFT 2026 sebagai momentum penting bagi perempuan pelaku ekonomi kreatif di Banten untuk meningkatkan daya saing global. Hal ini disampaikannya usai menghadiri pembukaan INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (4/2).
 
Tinawati mengajak masyarakat dan kepala daerah di Banten untuk terus mendukung sektor ekonomi kreatif agar pengusaha perempuan dapat terus berinovasi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi.
 
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menambahkan bahwa tema tahun ini, "Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft", mencerminkan peran strategis perempuan sebagai inovator dan penjaga nilai budaya. Data BPS menunjukkan subsektor kriya menyumbang nilai ekspor ekonomi kreatif terbesar sepanjang 2025.
 
Sementara itu, Kepala Disperindag Banten, Iwan Hermawan, menyatakan Banten memamerkan berbagai produk unggulan seperti batu mulia, tas kulit ikan pari, anyaman pandan, hingga batik Baduy. Beberapa produk, seperti tas kulit ikan pari, bahkan telah menembus pasar Malaysia, Singapura, hingga Abu Dhabi.
 
Produk-produk potensial tersebut dapat dikunjungi di stan Provinsi Banten, Assembly Hall nomor 186–187, yang selama ini dikenal sebagai destinasi favorit pengunjung dengan omzet yang menjanjikan. (Renita)

Posting Komentar

0 Komentar