Gubernur Andra Soni Targetkan Tindak Lanjut Samsat dan Sekolah Gratis Selesai Sebulan

SERANG  – Pemprov Banten terima hasil kajian pelayanan Samsat dan program Sekolah Gratis dari Ombudsman RI Perwakilan Banten. Penyerahan dilakukan Kepala Ombudsman Fadli Afriadi kepada Gubernur Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten pada Selasa (20/01/2026).
 
Gubernur Andra Soni apresiasi kajian tersebut dan menargetkan penyelesaian tindak lanjut dalam satu bulan, tepat pada momentum satu tahun kepemimpinannya bersama Dimyati. 

"Kami targetkan dalam satu bulan dapat menindaklanjuti amanat Ombudsman, khususnya menjelang penerimaan SPMB dan peningkatan pelayanan Samsat," ujarnya.
 
Program Sekolah Gratis memberikan dampak positif, dengan peningkatan partisipasi peserta didik di sekolah swasta hingga 25 persen dibanding tahun ajaran 2024-2025. Kebijakan ini juga mengurai penumpukan siswa di sekolah negeri, meskipun standar sarana dan prasarana perlu ditingkatkan.
 
Untuk Samsat, Gubernur menekankan pentingnya standar pelayanan terpadu bersama Kepolisian, Jasa Raharja, dan Bank Banten. Nomor kontak pengaduan akan ditampilkan agar mudah diakses masyarakat.
 
Fadli Afriadi menjelaskan pengawasan Sekolah Gratis dilakukan dengan tinjauan lapangan ke 13 SMA/SMK dan kuesioner kepada 78 sekolah Oktober–November 2025, yang menunjukkan peningkatan minat masyarakat ke sekolah swasta.
 
Untuk kajian Samsat dengan 21 indikator di 12 UPT, Ombudsman menyoroti kepastian biaya dan prosedur untuk cegah percaloan dan pungli. Samsat Ciruas dinilai memiliki standar pelayanan terbaik, dengan harapan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar pajak.
 
Pemprov Banten berharap pelayanan publik dapat memenuhi ekspektasi masyarakat dan menjadi instrumen evaluasi kebijakan pembangunan yang berkelanjutan.(Renita)

Posting Komentar

0 Komentar