CILEGON — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon menargetkan pembangunan 28 ruang kelas baru hingga tahun 2028. Tujuannya, agar sistem sekolah siang di sejumlah SMP negeri dapat dihapus sepenuhnya.
Kepala Dindikbud, Heni Anita Susila, menjelaskan penambahan ruang kelas ini untuk mengatasi kelebihan rombongan belajar. Dengan ruang yang cukup, seluruh siswa dapat belajar pada sesi pagi. Targetnya, pada tahun 2028 tidak ada lagi sekolah siang.
Program ini berfokus pada empat SMP negeri, yaitu SMPN 11, SMPN 12, SMPN 13, dan SMPN 14 Cilegon. Sementara jenjang SD tidak menerapkan sekolah siang.
Kebutuhan ruang kelas baru terinci: SMPN 11 sebanyak 4 ruang, sedangkan SMPN 12, SMPN 13, dan SMPN 14 masing-masing membutuhkan 8 ruang kelas baru.
Sebagai langkah awal, tahun depan akan disusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar perencanaan konstruksi. Pembangunan fisik akan dilaksanakan bertahap mulai tahun 2027, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.(*)
0 Komentar