Rapat Perubahan APBD 2026, Fajar Tekankan Setiap Rupiah Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

CILEGON — Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menghadiri Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Perda Perubahan APBD 2026, Selasa (8/9/2026). Fajar menegaskan masukan DPRD sangat berharga karena merupakan aspirasi masyarakat. "Setiap rupiah anggaran harus bermanfaat langsung bagi warga," ujarnya.
 
Ketua DPRD Cilegon Rizki Khairul Ichwan menyampaikan realisasi pendapatan daerah hingga pertengahan tahun baru Rp884,93 miliar (45,71%), dengan PAD hanya 40,40%. 

Rancangan Perubahan APBD memproyeksikan pendapatan naik tipis 1,09% menjadi Rp1,95 triliun. Sementara realisasi belanja baru 43,34%, terutama belanja modal sangat rendah di 9,01%. Hal ini perlu dievaluasi agar penyesuaian anggaran lebih realistis dan terukur.
 
Fraksi-fraksi DPRD pada prinsipnya menerima Raperda untuk dibahas lebih lanjut, namun menyampaikan catatan kritis. Salah satunya target BPHTB yang dinaikkan menjadi Rp212,88 miliar padahal realisasi semester I baru 9,94%. Fraksi juga menyoroti kenaikan belanja operasi yang tidak seimbang dengan belanja modal, serta SiLPA 2025 sebesar Rp126,44 miliar.
 
DPRD mendorong Pemkot memperbaiki perencanaan berbasis data, mempercepat penyerapan belanja modal, dan memperkuat pelayanan publik. Diversifikasi pendapatan melalui KPBU, UMKM, dan sektor jasa juga diperlukan agar tidak terlalu bergantung pada industri. APBD harus benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat.(*)

Posting Komentar

0 Komentar