Abuya Armin Cibuntu: Cahaya Ilmu dan Warisan Ulama Banten

Oleh : Arifin Albantani
 
Banten dikenal sebagai tanah para ulama. Dari pesantren sederhana lahir tokoh-tokoh yang mengajarkan ilmu sekaligus membentuk watak masyarakat. Salah satu sosok yang dikenang hingga kini adalah Abuya KH. Muhammad Hasan Armin, atau Abuya Armin Cibuntu.
 
Beliau ulama kharismatik yang menuntut ilmu hingga ke Makkah. Setelah pulang, beliau menetap di Cibuntu, Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk, Pandeglang, dan mengembangkan dakwah serta pendidikan. Namanya juga erat terkait perkembangan Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah di Banten.
 
Warisan terbesar beliau bukan bangunan, melainkan ilmu dan akhlak yang diteladani murid-muridnya. Di tengah zaman yang terus bergerak cepat, nilai kesungguhan, kerendahan hati, dan pengabdian yang beliau ajarkan tetap sangat dibutuhkan.
 
Abuya Armin mengingatkan: ilmu tanpa akhlak kehilangan arah, dan spiritualitas tanpa pengabdian kehilangan makna. Mengenang beliau berarti menjaga cahaya yang dinyalakan para pendahulu. Seorang ulama boleh pergi, namun ilmu dan keteladanannya akan terus hidup.

Posting Komentar

0 Komentar