Warga Salira Waringin Kekeh Kegiatan Tambang PT. Yamika Di Tutup

KABUPATEN SERANG - Meski kegiatan penambangan telah merapikan area pemakaman, warga lingkungan Salira Waringin, Desa Salira, Kabupaten Serang, Warga tetep bersih kekeh kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT.  Yamika meski di tutup total.

Aksi perlawanan terhadap kegiatan tembang tersebut, telah dilakukan oleh warga sejak tahun 2024, dimana 300 warga telah melakukan penandatanganan petisi bahwa PT.  Yamika dilarang melakukan penambangan diarea gunung yang berada diwilayahnya.

Penolakan tersebut bukan tanpa sebab, Salah seorang perwakilan  warga yang tidak mau disebutkan namanya, mengaku dengan dilangsungkan kegiatan penambangan diarea gunung yang dekat pemukiman warga berdampak negatif kepada warga dan lingkungan.

"Sejak tahun 2024 kita telah bersepakat menolak adanya kegiatan tambang diarea gunung yang dekat dengan pemukiman kami, pasalnya kegiatan tersebut akan berdampak negatif seperti, jalan yang rusak, debu, bising, dan banjir akibat penutupan kali," katanya.

Dikarenakan upaya penolakan melalui jalur desa dan mendatangi lokasi penambangan tidak membuahkan asil, warga berencana akan meminta mediasi dengan DPRD Kabupaten  serang dan dinas terkait pemerintah provinsi banten.

"Dalam waktu dekat ini, kami akan mengadukan persoalan dan keluhan warga ini pada DPRD serta dinas terkait baik Kabupaten dan provinsi, semoga melalui mereka kegiatan penambangan segera dapat di tutup,"ungkapnya.(*)

Posting Komentar

0 Komentar