KOTA SERANG – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, mendorong BAZNAS Provinsi Banten melakukan inovasi dan terobosan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi di Kota Serang, Selasa (7/4/2026), sekaligus saat dirinya menunaikan zakat.
Dimyati menekankan agar BAZNAS memiliki program strategis yang efektif, efisien, dan tidak beroperasi dengan biaya tinggi. Pengelolaan dana juga harus tepat sasaran, seperti bantuan renovasi rumah tidak layak huni bagi lansia dan disabilitas, serta modal usaha bagi masyarakat produktif.
"Pilihlah mustahik yang benar-benar membutuhkan. Bantuan harus efektif sebagai pendukung program pengentasan kemiskinan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Banten, Wawan Wahyuddin, melaporkan realisasi pengumpulan dana hingga Maret 2026 mencapai Rp12 miliar. Secara tahunan, potensi zakat dari ASN Pemprov Banten mencapai Rp19 miliar.
Ke depan, BAZNAS berencana meluncurkan Gerakan Infak Pelajar dan melakukan sosialisasi kepada pelaku industri di Tangerang guna meningkatkan penghimpunan dana. (Renita)
0 Komentar