SERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, meminta pemerintah kabupaten dan kota mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Hal ini mengingat porsi opsen atau bagi hasil pajak kendaraan bermotor mencapai 60 persen untuk daerah.
Hal itu disampaikan dalam Rakor Tim Pembina Samsat di Hotel Aston Serang, Selasa (31/03/2026). Deden menegaskan, besarnya porsi tersebut harus diimbangi upaya nyata mengedukasi dan mendorong kesadaran masyarakat membayar pajak.
“Sebagus apa pun aplikasinya, percuma jika tidak diiringi pemahaman masyarakat. Informasi jatuh tempo harus disosialisasikan secara masif,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi penggunaan anggaran agar masyarakat termotivasi membayar pajak, karena hasilnya digunakan untuk pembangunan jalan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan umum.
Realisasi Belum Optimal
Sementara itu, Kepala Bapenda Banten, Berly Rizki Natakusumah, mengakui realisasi pajak tiga bulan terakhir masih belum optimal, salah satunya dipengaruhi kebijakan pajak kendaraan listrik yang masih nol rupiah.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan daerah dan menghadirkan layanan pembayaran di 1.551 desa/kelurahan bersama perbankan dan BUMDes guna meningkatkan pendapatan daerah. (Renita)
0 Komentar