PotSAR Banten Sukses Gelar Pelatihan Dasar SAR, Ratusan Pemuda Siap Siaga Hadapi Situasi Darurat

PANDEGLANG — Forum Potensi Search and Rescue (PotSAR) Banten sukses menyelenggarakan Pelatihan Dasar Search and Rescue (SAR) yang diikuti ratusan generasi muda dari berbagai organisasi kepemudaan dan lembaga relawan se-Jabodetabek dan Banten.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, dalam menghadapi kondisi darurat dan kebencanaan.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut menghadirkan berbagai materi dasar penanggulangan bencana, teknik evakuasi, pertolongan pertama, serta manajemen keselamatan di lapangan. 

Para peserta tidak hanya menerima pembekalan teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung guna meningkatkan kemampuan teknis serta kesiapan menghadapi situasi nyata di lapangan.

Ketua pelaksana kegiatan, Moh Hilman menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh, sigap, dan memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap lingkungan sekitar.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin menciptakan pemuda yang tidak hanya peduli secara sosial, tetapi juga memiliki kemampuan teknis dalam menghadapi berbagai situasi darurat, baik bencana alam maupun kondisi kedaruratan lainnya,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Hal ini mencerminkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari tanggung jawab sosial masyarakat.

Adapun materi yang diberikan dalam pelatihan meliputi Medical First Responder (MFR), Fire Rescue (FR), Vertical Rescue (VR), Snake Rescue (SR), serta Water Rescue (WR), yang seluruhnya dirancang untuk memperkuat kemampuan dasar relawan SAR.

Koordinator Forum Potensi SAR Banten, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya peningkatan kapasitas teknis, tetapi juga proses pembentukan karakter relawan sekaligus mempererat solidaritas antarorganisasi.

“Pelatihan ini merupakan upaya bersama untuk membentuk karakter relawan yang mandiri, siap, dan tangguh. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah sinergi kolaborasi serta memperkuat solidaritas relawan dalam menghadapi situasi darurat,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Pimpinan Alfiyah Mubarokah Indonesia (AMI), H. Ade Badri, yang menilai pelatihan ini sebagai langkah awal menuju profesionalisme relawan kebencanaan.

“Pelatihan ini merupakan fondasi awal dalam menciptakan relawan yang profesional dalam menghadapi bencana. Ke depan, PotSAR Banten diharapkan terus konsisten melahirkan relawan tangguh melalui berbagai program pelatihan berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan ini terselenggara melalui dukungan kolaboratif berbagai lembaga relawan dan komunitas, di antaranya AMI, PETUALANG, MDMC Banten, Fesbuk Banten News (FBN), IOF Pandeglang, Respon Madinah Al Hijrah, Pelopor RCI, BSMI Banten, PMI Pandeglang, Eiger, BASARNAS Banten, BPBD Banten, Damkar Banten, Komunitas CONAN Animals, serta First Aid Indonesia (FAI).

Melalui keberhasilan Pelatihan Dasar SAR ini, PotSAR Banten berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing serta berkontribusi aktif dalam upaya penanggulangan bencana di masa mendatang.(*) 

Posting Komentar

0 Komentar