Wujudkan Program Wali Kota 5000 Wirausaha Baru, DINKOP UMK Kota Cilegon Salurkan Dana Bergulir kepada 90 Mitra Binaan

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (DINKOP UMK) Kota Cilegon kembali melaksanakan kegiatan penyaluran dana bergulir kepada para pelaku UMKM yang menjadi mitra binaan. 

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kantor UPTD Pengelolaan Dana Bergulir (PDB) Wilayah I dan II pada Jumat, 13 Februari 2026.

Penyaluran dana bergulir ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam mewujudkan 5000 Wirausaha dengan memperkuat permodalan usaha mikro, sekaligus mendorong UMKM agar terus bertumbuh dan naik kelas.

Kepala Bidang UMK DINKOP UMK Kota Cilegon, Heriyati, dalam arahannya menyampaikan bahwa pencairan dana bergulir harus dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan pencairan untuk wilayah I dan II. Kami berharap Bapak/Ibu memanfaatkan modal ini benar-benar untuk usaha. Karena pengembalian itu wajib, dan keberlanjutan program ini bergantung pada kedisiplinan kita bersama,” ujar Heriyati.

Heriyati menegaskan bahwa pinjaman dana bergulir yang diberikan berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta tanpa bunga dan tanpa jaminan. Para mitra binaan hanya diwajibkan mengangsur pokok pinjaman sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ini bentuk keberpihakan Pemerintah Kota Cilegon kepada UMKM. Tanpa bunga, tanpa jaminan. Jadi mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan sampai modal usaha digunakan untuk kebutuhan di luar usaha, karena nanti akan menyulitkan saat pengembalian,” tegasnya.

Selain fasilitasi permodalan, Heriyati juga menjelaskan bahwa DINKOP UMK Kota Cilegon memberikan berbagai pendampingan dan fasilitasi lainnya, mulai dari perizinan, sertifikasi halal, BPOM, SPP-IRT, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk merek usaha. Seluruh fasilitasi tersebut diberikan secara gratis kepada mitra binaan.

“Tidak hanya dibuatkan NIB, tapi juga kami fasilitasi sertifikasi halal, HKI merek, hingga pemasaran dan pelatihan. Bahkan ke depan, mitra binaan ini akan kami dorong masuk dalam program calon wirausaha baru yang menjadi program Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dengan target 1.000 wirausaha baru per tahun,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pengelola Dana Bergulir Kota Cilegon, Siti Maheli, menjelaskan bahwa penyaluran kali ini menjangkau total 90 mitra binaan. 

Sebanyak 30 mitra binaan berasal dari Kecamatan Pulomerak, Grogol, Jombang, dan Purwakarta sudah dilakukan sebelumnya serta 60 mitra binaan dari Kecamatan Ciwandan, Citangkil, Jombang, Cibeber, dan Cilegon.

“Total hari ini dan kemarin ada 90 mitra binaan yang menerima dana bergulir. Kami berpesan agar pengembaliannya tertib dan tidak menunggu mendekati jatuh tempo. Disiplin pengembalian sangat penting agar program ini terus berjalan dan bisa dirasakan oleh pelaku UMKM lainnya,” ujar Siti Maheli yang akrab disapa Memey ini.

Memey berharap dari Dinas Koperasi, UKM Cilegon bisa maju dan UKM Cilegon itu naik kelas.

"Alhamdulillah mayoritas juga kemarin di wilayah 3 dan 4 pun itu Ibu-ibu semua. Ibu-ibu tangguh ya, membantu perekonomian keluarga, dapat meningkatkan omzet usaha dan secara bertahap naik kelas dari usaha mikro menuju usaha yang lebih mandiri dan berdaya saing," harapnya.(*)

Posting Komentar

0 Komentar