CILEGON - Pemerintah Kota Cilegon terus mendorong penguatan sektor pendidikan melalui program beasiswa Cilegon Juare sebagai bagian dari agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Hingga evaluasi 2025, program biaya kuliah gratis bagi mahasiswa berpendapatan rendah dan berprestasi tercatat telah menjangkau 511 penerima manfaat.
Program tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan tinggi sekaligus memutus rantai keterbatasan ekonomi.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cilegon, Rahmatullah, menegaskan bahwa program beasiswa bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi jangka panjang dalam menyiapkan SDM unggul.
“Program beasiswa Cilegon Juare merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan anak-anak Cilegon memiliki kesempatan yang sama mengenyam pendidikan tinggi. Ini adalah investasi strategis bagi masa depan kota industri,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan, proses penyaluran beasiswa dilakukan melalui verifikasi ketat agar bantuan tepat sasaran, sekaligus memastikan mahasiswa penerima dapat menyelesaikan studi dengan baik.
Menurutnya, pemerintah juga menyiapkan skema perluasan penerima manfaat secara bertahap seiring kesiapan anggaran dan evaluasi program.
Pihaknya sebagai leading sector program beasiswa terus melakukan koordinasi lintas perangkat daerah guna menjaga kualitas implementasi.
“Kami memastikan program Cilegon Juare berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Fokus utama adalah mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah serta siswa berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya,” katanya.
Rahmatullah menambahkan, program beasiswa juga dirancang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah, sehingga lulusan nantinya dapat berkontribusi pada penguatan ekonomi dan industri di Cilegon.
Selain beasiswa, pemerintah daerah juga menyiapkan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik non-ASN serta dukungan pendidikan berbasis komunitas seperti insentif guru ngaji dan pengelola taman bacaan masyarakat. Program tersebut masih dalam tahap verifikasi data dan penyesuaian fiskal.
Rencana pembangunan pusat kreativitas anak muda sebagai ruang pengembangan bakat dan inovasi generasi muda juga masuk agenda penguatan ekosistem pendidikan nonformal.
Pemkot Cilegon menegaskan sektor pendidikan menjadi prioritas pembangunan jangka panjang. Program beasiswa Cilegon Juare diproyeksikan terus diperluas sebagai upaya menciptakan generasi unggul, meningkatkan mobilitas sosial, serta memperkuat daya saing daerah.
Dengan capaian awal yang telah berjalan, pemerintah optimistis program pendidikan unggulan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas SDM masyarakat. (*)
0 Komentar