CILEGON – Generasi muda Kota Cilegon menunjukkan komitmen menjaga sejarah dan kebudayaan lokal melalui pembuatan film dokumenter tokoh daerah, yang dijadikan dokumen negara berbentuk visual.
Inisiatif ini digagas Ketua Forum Pemuda Kota Cilegon, Sohihul Hadis (Kang Hadis). Gagasan bermula tahun 2024 saat ia berdiskusi dengan sineas muda dokumenter asal Banten, Darwin Mahesa.
"Pada tahun 2024 saya berdiskusi dengan Kang Darwin Mahesa dan mengusulkan agar tokoh Cilegon diangkat jadi dokumen negara dalam bentuk film," ujar Kang Hadis pada Kamis (22/1/2026).
Rencana awal tidak terealisasi karena belum mendapat persetujuan kementerian terkait. Namun mereka tidak berhenti dan terus mematangkan konsep, menyesuaikan dengan sejarah dan lokasi asli untuk menjaga nilai kesakralan dokumenter.
Pada tahun 2025, persetujuan resmi dan fasilitas dari pemerintah pusat berhasil diperoleh. Ada beberapa penyesuaian konsep dan lokasi sesuai permintaan tokoh yang diangkat.
"Alhamdulillah, kami dapat persetujuan dan fasilitas sehingga film bisa terlaksana. Kami memahami dan menghormati perubahan yang terjadi," ucapnya.
Menurutnya, yang terpenting adalah film terlaksana sebagai upaya pelestarian budaya agar bisa diwariskan ke generasi berikutnya.
"Harapannya, anak-anak bangsa tidak melupakan sejarah dan jati diri," tegasnya.
Kang Hadis juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Kebudayaan H. Fadli Zon, seluruh staf kementerian terkait, dan BPK Wilayah VIII Banten yang mendukung hingga penayangan gala premiere film.
Ke depannya, ia berharap dukungan tidak berhenti pada satu karya saja.
"Saya yakin masih banyak potensi kebudayaan dan tokoh lain di Cilegon yang bisa diangkat jadi dokumen negara berbentuk visual," pungkasnya. (Zal)
0 Komentar