CILEGON — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon mengajak anak-anak kembali mengenal permainan tradisional untuk mengurangi ketergantungan terhadap gawai.
Gerakan Siswa Bermain Tradisional Ceria (GEMBIRA) diluncurkan untuk mendukung pendidikan karakter, melatih kemampuan motorik, serta memberikan alternatif bermain yang edukatif dan menyenangkan.
Kepala Dindikbud Cilegon, Heni Anita Susila, mengatakan permainan tradisional perlu kembali menjadi bagian keseharian anak, bukan sekadar dikenalkan sesaat.
Dalam kegiatan Dolanan Goes to Mall, anak-anak diperkenalkan delapan jenis permainan tradisional, antara lain engklek, congklak, egrang, bakiak, hingga gobag sodor.
Kegiatan ini mengajak anak bergerak dan berinteraksi langsung tanpa perangkat elektronik. Lokasi di pusat perbelanjaan dipilih agar budaya lokal tetap dekat dengan kehidupan masyarakat perkotaan.
Dukungan orang tua dan sekolah sangat penting agar permainan tradisional terus dimainkan, tidak hanya saat acara berlangsung. Semoga anak-anak makin aktif, ceria, dan mencintai budaya sendiri! (*)
0 Komentar