CILEGON — Jumlah kunjungan anak ke Poli Anak RSUD Kota Cilegon meningkat belakangan ini, diduga berkaitan dengan dampak abu vulkanik. Keluhan utama yang muncul adalah batuk, pilek, dan demam tinggi.
Kepala Instalasi Rawat Jalan RSUD Cilegon, dr. Rose Morisca Baharuddin, menyebut puncaknya mencapai 50–60 anak per hari. Kini jumlah mulai menurun menjadi sekitar 40 anak per hari. Selain gangguan pernapasan, rumah sakit juga menangani kasus diare dan kontrol penyakit lainnya.
Pihak RSUD mengedukasi orang tua agar anak menggunakan masker saat beraktivitas di luar. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko terpapar abu vulkanik. Gejala yang muncul serupa flu biasa, namun pencegahan dini sangat diutamakan. (*)
0 Komentar