CILEGON — Pemkot Cilegon berkolaborasi dengan PT Chandra Asri Pacific dan Yayasan Bakti Barito melalui Program Kolaborasi Ekonomi Sirkular Kelola Sampah (KOLASE). Kini program melibatkan 120 sekolah, berkembang dari 20 sekolah yang sejak 2023 telah mengelola 35 ton sampah.
Sekolah dilengkapi kotak pemilahan dan alat pres sampah. Siswa dan guru memilah sampah yang kemudian diambil bank sampah untuk dinilai secara ekonomi. Kepala DLH Sabri menyampaikan, sekolah yang terlibat telah menunjukkan komitmen tinggi. KOLASE tetap terbuka bagi sekolah lain yang ingin bergabung.
Edi Rivai dari Chandra Asri Group menjelaskan, kolaborasi ini membangun kebiasaan memilah sejak sumber. Dengan 11 mitra bank sampah, sampah bernilai kembali sekaligus mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir. Yayasan Bakti Barito melalui program Green Guardians mendukung agar kebiasaan baik ini terbawa hingga ke rumah dan lingkungan masyarakat.
KOLASE diharapkan menjadi teladan pengelolaan sampah berbasis sekolah. Sinergi pemerintah, perusahaan, sekolah, dan masyarakat terus diperkuat demi Cilegon yang lebih bersih dan berkelanjutan. (*)
0 Komentar