Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengatakan kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya UMKM, petani, nelayan, dan pekerja informal.
"Akses keuangan inklusif mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan masyarakat, dan mengurangi kesenjangan ekonomi serta kemiskinan," jelasnya.
Ia menambahkan TPAKD menjadi motor penggerak percepatan inklusi keuangan dan Pemkot Cilegon akan terus dorong penguatan kolaborasi dengan OJK serta lembaga keuangan lainnya.
Kepala Kantor OJK Provinsi Banten Adi Dharma menyatakan siap mendukung percepatan akses keuangan dengan menggerakkan seluruh industri jasa keuangan.
"TPAKD dibentuk berdasarkan ketentuan Mendagri tahun 2021 dan diperkuat tahun 2023 untuk mempercepat akses keuangan bagi masyarakat," ujarnya. Ia berharap kolaborasi semakin solid agar program kerja terarah dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (*)
0 Komentar