MW KAHMI Banten Dorong Kader HMI Dukung Usulan Cak Nur Jadi Pahlawan Nasional

SERANG – Majelis Wilayah (MW) KAHMI Banten mengajak seluruh kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Banten mendukung pengusulan Nurcholish Madjid atau Cak Nur sebagai Pahlawan Nasional. Usulan ini sebelumnya disuarakan Pengurus Besar (PB) HMI pada Dies Natalis ke-79 sebagai penghormatan atas kontribusi besar Cak Nur bagi pemikiran keislaman dan kebangsaan Indonesia.
 
Koordinator Presidium MW KAHMI Banten, Dedy Arisandi, menegaskan dukungan tidak boleh hanya simbolik. Kader HMI perlu merespons dengan pendalaman serius dan objektif terhadap warisan intelektual Cak Nur.
 
“Cak Nur sebagai pahlawan nasional harus direspons dengan membedah kembali konteks pemikiran keindonesiaan dan keislamannya secara objektif, serta melihat dampaknya terhadap kemajuan bangsa dan negara,” ujar Dedy.
 
Menurutnya, pemikiran Cak Nur tentang Islam inklusif, demokrasi, pluralisme, serta relasi agama dan negara menjadi fondasi penting demokrasi Indonesia. Gagasan “Islam Yes, Partai Islam No” misalnya, menjadi tonggak penting dinamika pemikiran politik Islam di Tanah Air.
 
KAHMI Banten juga mendorong kajian akademik, diskusi publik, dan forum intelektual di berbagai daerah Banten untuk memperkaya perspektif kontribusi Cak Nur. Dengan demikian, pengusulan gelar Pahlawan Nasional didasarkan pada kajian historis dan akademik yang kuat.
 
“Ini bukan sekadar penghargaan terhadap seorang tokoh, tetapi juga momentum refleksi terhadap arah kebangsaan kita. Pemikiran Cak Nur relevan untuk terus dihidupkan dalam menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.
 
MW KAHMI Banten berharap dukungan dari berbagai elemen masyarakat, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan. Tujuannya agar pengusulan Cak Nur sebagai Pahlawan Nasional berjalan sesuai mekanisme dan mendapatkan penilaian objektif dari pemerintah. (*)

Posting Komentar

0 Komentar