BAKAUHENI — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat layanan penyeberangan untuk menjamin perjalanan arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa aman, nyaman, dan lancar.
Per 23 Maret 2026 (H+1), tercatat 91.657 penumpang (naik 58,6 persen dari tahun lalu) dan 25.332 unit kendaraan (naik 70,4 persen). Hingga 24 Maret (H+2) pukul 14.00 WIB, jumlah penumpang mencapai 50.631 orang (naik 53,5 persen) dan kendaraan 12.654 unit (naik 48,1 persen). Total hingga H+2 adalah 142.288 penumpang dan 37.634 unit kendaraan.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret, serta 28 dan 29 Maret. Ia mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dan menghindari periode puncak untuk meminimalisir antrean.
GM ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba mengatakan, operasional kapal disiapkan antara 28 hingga 33 unit per hari. Pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) diterapkan untuk mempercepat rotasi kapal. Buffer zone di beberapa titik strategis juga dioptimalkan sebagai lokasi pengendalian arus dan verifikasi tiket. Pengguna dengan tiket sesuai jadwal mendapatkan stiker hijau, sedangkan yang tidak sesuai mendapatkan stiker merah.
ASDP juga menerapkan single tarif dan mengatur distribusi pengguna di dermaga secara dinamis. Selain itu, masyarakat diimbau untuk membeli tiket melalui platform Ferizy sejak H-60, karena tidak ada penjualan tiket di pelabuhan.
Kumulatif data H-10 hingga H+1 menunjukkan penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 572.270 orang (naik 11,8 persen) dan kendaraan 127.363 unit (naik 19,7 persen). Sementara dari Jawa ke Sumatera, tercatat 995.119 penumpang (naik 1,5 persen) dan 262.986 unit kendaraan (naik 5,9 persen).
ASDP berkomitmen menjaga layanan tetap andal dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan.(*)
0 Komentar