CILEGON - Warga Kota Cilegon mendapatkan kabar baik di bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Cilegon memperluas pelaksanaan pasar murah hingga menjangkau delapan kecamatan. Selain tingkat kota, setiap kelurahan juga akan menerima suplai bahan pangan murah secara rutin.
Kepala Disperindag Kota Cilegon Didin S Maulana mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi tahunan jelang hari besar keagamaan. "Biasanya pasar murah hanya di tingkat kota. Sekarang kami dorong agar menjangkau delapan kecamatan, hingga setiap kelurahan bisa merasakan manfaatnya," ujar Didin kepada Diskominfo Kota Cilegon pada Kamis (26/2/2026).
Selain memperluas lokasi, Disperindag juga menyiapkan skema distribusi bahan pokok bersubsidi. Melalui kerja sama dengan Bulog, PT Selago, dan koperasi, setiap kelurahan direncanakan menerima sekitar 50 dus per minggu. "Dalam sebulan, distribusi bisa mencapai sekitar 200 dus untuk menjaga stabilitas harga," katanya.
Langkah ini diambil karena harga beberapa kebutuhan pokok masih tinggi, terutama minyak goreng yang sempat berada di kisaran Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per liter. "Dengan suplai langsung ke wilayah, masyarakat diharapkan bisa memperoleh harga lebih terjangkau," harap Didin.
Selain minyak goreng, komoditas lain seperti cabai, bawang, dan telur juga menjadi perhatian. Hal ini mengingat kondisi cuaca yang memengaruhi produksi dan distribusi.
Sebagai upaya jangka panjang, Disperindag berencana membuat gudang khusus penyimpanan komoditas strategis. Gudang tersebut akan digunakan untuk menyimpan bahan pangan saat harga stabil dan mendistribusikannya kembali ketika harga naik.
"Harapan kami, kebutuhan pangan tetap terjangkau dan tersedia. Itu komitmen kami dalam menjaga inflasi tetap terkendali," tegas Didin.(*)
0 Komentar