Tanpa APBD, Pemkot Cilegon Lepas 35 Peserta Pelatihan Bahasa Jepang Gelombang II

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon memastikan tetap memberikan pelayanan dan program terbaik bagi warganya, meski berada dalam kondisi efisiensi anggaran. 

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan melalui pelepasan 35 peserta pelatihan bahasa Jepang gelombang kedua yang dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon yang bekerja sama dengan PT Alvin Duta Mandiri.

Kepala Disnaker Kota Cilegon, Panca N. Widodo menjelaskan, program ini dilaksanakan tanpa menggunakan APBD, sebagai bentuk terobosan dan kolaborasi dengan pihak swasta dalam membuka peluang kerja luar negeri bagi masyarakat.

"Para peserta dipersiapkan untuk bekerja di Jepang dan telah memiliki job order atau permintaan tenaga kerja dari sejumlah perusahaan di Negeri Sakura," kata Panca dihubungi melalui sambungan telepon, Senin, 5 Januari 2026.

Panca menambahkan, pelatihan bahasa Jepang diberikan secara intensif untuk membekali peserta agar mampu menguasai bahasa dan memahami budaya kerja sebelum ditempatkan. Langkah ini dinilai penting agar tenaga kerja asal Cilegon dapat beradaptasi dan bersaing di lingkungan kerja internasional.

Menurutnya, pelaksanaan pelatihan ini mendapat antusiasme tinggi dari para orang tua peserta.

"Mereka menyambut positif program tersebut karena dinilai memberikan harapan baru bagi masa depan anak-anak mereka, sekaligus membuka peluang kerja yang jelas dan terarah," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Hidayatullah menyampaikan, dalam rangka meningkatkan kompetensi pencari kerja di Kota Cilegon, pihaknya bekerjasama dengan PT Alvin Duta Utama yang memiliki Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Dikatakannya, PT Alvin Duta Utama punya mimpi besar untuk mencetak tenaga kerja ke luar negeri sebagai komitmen untuk meningkatkan skill kemandirian ekonomi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka menurunkan angka pengangguran di Kota Cilegon.

“Kami tengah gencar melakukan pembinaan terhadap LPK, pelatihan, penyuluhan, sosialisasi ketenagakerjaan dan sosialisasi pemagangan keluar negeri sejak Juli lalu. Tujuannya, untuk mengembangkan peluang kerja dan potensi industri kreatif sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus menurunkan angka pengangguran di Kota Cilegon. Dan PT Alvin Duta Mandiri ini punya komitmen dan berhasil membuka peluang ribuan kesempatan kerja di luar negeri,” kata pria yang akrab disapa Bung Dayat.

Dengan pelepasan gelombang kedua ini, Pemkot Cilegon menegaskan, di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas dan daya saing tenaga kerja.

Pemkot Cilegon berharap para peserta mampu mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menjadi duta tenaga kerja yang membawa nama baik daerah di kancah internasional. (Zal)

Posting Komentar

0 Komentar