CILEGON - Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga menegaskan komitmen Polri dekat dengan masyarakat melalui program Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Al Muhajirin, Link Pabuaran, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan dihadiri Kapolres Cilegon, Kapolres Pulomerak Kompol Ambarita, Kasat Binmas IPTU Muhyidin, jajaran pejabat utama Polres Cilegon Polda Banten, dan Sekretaris MUI Kota Cilegon Sutisna Abas.
AKBP Dr. Martua menyatakan bahwa Jumling bukan sekadar acara seremonial, melainkan esensi kehadiran Polri di tengah masyarakat. "Kami berkomitmen melaksanakan Jumling. Polri harus dekat dan membantu masyarakat sesuai amanat Kapolri," ujarnya.
Polres Cilegon telah mengawasi jalur lintasan dan pelabuhan selama pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025. Selain itu, pihaknya siap mengamankan ibadah Ramadan dan arus mudik Lebaran 2026.
Bersama Pemerintah Kota dan Kodim Cilegon, Polres Cilegon telah menyiapkan Operasi Ketupat untuk menjaga kondusivitas. "Kami ingin masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan lingkungan tetap kondusif," katanya.
Selain Jumling, Polres Cilegon juga rutin melakukan Subuh Keliling sebagai bentuk pendekatan berkelanjutan dengan masyarakat.
Polri akan mengamankan salat Magrib dan Tarawih, serta bekerja sama dengan DKM dan masyarakat dalam kegiatan keagamaan selama Ramadan.
Menjelang Lebaran, akan didirikan pos pengamanan di wilayah Kota Cilegon dan sekitarnya, termasuk kawasan wisata Anyer serta jalur pelabuhan menuju Sumatra dan Jawa.
Kapolres mengimbau masyarakat yang bepergian untuk merencanakan perjalanan lebih awal, membeli tiket penyeberangan Ferizy, dan memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan. "Periksa rumah, matikan listrik yang tidak perlu, dan pastikan keamanan agar pulang dalam keadaan rumah tetap utuh," pesannya.
Polres Cilegon menegaskan kesiapan penuh menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran 2026. (*)
0 Komentar