TANGERANG SELATAN - Gubernur Banten Andra Soni memimpin rapat koordinasi penanganan banjir untuk Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan di Kantor Gubernur. Rapat ini merupakan tindak lanjut evaluasi bencana, dengan menetapkan normalisasi sungai sebagai prioritas utama.
"Kami berupaya koordinasi pascabanjir agar permasalahan dapat dimitigasi bersama dengan semua pihak," ujar Andra Soni.
Ia mengatakan rapat berfokus pada upaya kolektif melalui kolaborasi lintas sektor. "Kami bersepakat dengan balai, bupati, wali kota, dan pemerintah provinsi untuk mengerjakan hal yang berdampak langsung, salah satunya normalisasi sungai," tegasnya.
Normalisasi dipilih karena ada penyempitan aliran sungai dan bangunan liar di bantaran yang menghambat laju air. "Kami juga meminta pandangan hukum terkait status lahan. Tim teknis akan menindaklanjutinya mulai besok," tambahnya.
Selain itu, Andra menekankan pentingnya sinergi dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan berharap Kantor Wilayah Pertanahan dapat mendampingi prosesnya.
Kepala DPUPR Provinsi Banten Arlan Marzan menjelaskan bahwa pihaknya bersama BBWS C2 dan pemerintah daerah akan melakukan survei awal di Sungai Cirarab. "Kami mengidentifikasi bangunan di sempadan sungai serta jalur akses alat berat untuk normalisasi," katanya.
Kepala BBWS C2 David Partonggo Oloan Marpaung menyatakan komitmen kolaborasi dan siap menerjunkan alat berat ke lapangan.(Renita)
0 Komentar