CILEGON — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon memastikan ketersediaan stok bantuan darurat tetap terjaga aman hingga akhir tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kondisi bencana maupun kebutuhan sosial mendesak yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sebelumnya, sebanyak 1.500 paket bantuan dari anggaran reguler telah disalurkan kepada warga yang terdampak bencana dan membutuhkan pertolongan segera. Dengan tersalurkannya stok tersebut, Dinsos menyusun langkah lanjutan agar cadangan bantuan tetap tersedia.
Kini pihaknya mengusulkan penambahan 1.000 paket stok cadangan atau buffer stock. Ketersediaan stok ini sangat penting agar penanganan terhadap warga yang terkena dampak dapat dilakukan dengan cepat, tanpa harus menunggu proses pengadaan dimulai dari awal.
Meski demikian, jumlah 1.000 paket tersebut belum mencukupi kebutuhan ideal yang ditetapkan, yaitu 5.000 paket. Kebutuhan bantuan dapat meningkat tajam apabila bencana berdampak luas atau berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
Untuk memenuhi kebutuhan yang lebih besar, Dinsos tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah daerah. Pihaknya juga membuka dan memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Banten, serta dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Dengan dukungan dari berbagai pihak tersebut, diharapkan ketersediaan bantuan semakin kokoh dan memadai. Seluruh warga yang membutuhkan pertolongan, baik akibat bencana maupun kondisi sosial lainnya, dapat tertangani secara cepat, tepat, dan berkelanjutan hingga akhir tahun. (*)
0 Komentar